Cara Merangkum Materi yang Baik dan Efektif

Cara Merangkum Materi – Cara belajar masing-masing orang berbeda-beda. Ada yang belajar dengan mendengarkan materi, ada yang belajar dengan membaca, ada yang mencatat, dan ada yang belajar dengan mengunyah. Salah satu cara yang sering dipakai oleh pelajar atau mahasiswa adalah dengan membuat ringkasan atau rangkuman materi berupa catatan kuliah. Namun, membuat rangkuman materi tidaklah mudah. Jika tidak tahu caranya, justru kita malah menuliskan semua materi yang ada di buku, bukannya merangkum atau meringkas.

Pengertian Merangkum Materi

Rangkuman adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengambil poin-poin penting dari sebuah bacaan dan menyimpannya dalam bentuk yang lebih ringkas agar lebih mudah dimengerti dan dipahami oleh pembaca.

Ciri-ciri Rangkuman

Berikut ini adalah ciri-ciri rangkuman berdasarkan buku Keterampilan Menulis oleh H. Dalman (2016: 209), yaitu:

1. Ringkas.

Sebuah rangkuman adalah hasil dari meringkas sebuah tulisan atau pembicaraan, sehingga hasilnya lebih singkat dari sebelum dirangkum.

2. Jelas.

Bahasa yang digunakan dalam sebuah rangkuman harus jelas dan mudah dipahami oleh para pembaca dan penulis rangkuman itu sendiri.

3. Padat

Selain lebih singkat dan bahasanya jelas, sebuah rangkuman bahasanya pun harus padat, tidak bertele-tele, dan tepat mengenai sasaran.

 

Manfaat Membuat Rangkuman

Menurut buku New Edition Pocket Book Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII, VII, & IX oleh Asep Juanda, M.Pd (2017: 202), rangkuman dibuat untuk mempermudah pemahaman terhadap isi tulisan. Rangkuman berguna sebagai alat untuk membantu mengingat isi buku atau uraian yang sangat panjang.
Rangkuman berisi ide-ide utama yang mewakili setiap bagian bacaan atau teks aslinya. Dengan membaca rangkuman seolah-olah kita dapat memahami keseluruhan isi buku secara utuh.

Cara Merangkum Materi yang Baik dan Efektif

1. Kumpulkan Niat Belajar

Tips pertama adalah mengumpulkan niat belajar. Belajar dengan kondisi malas-malasan akan membuat kesulitan untuk fokus dan mudah terdistraksi. Salah satu cara untuk meningkatkan mood saat belajar adalah dengan memilih tempat dan suasana belajar yang tenang dan membuat fokus. Secangkir minuman hangat dan playlist musik favorit juga dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.

2. Tinjau Materi yang Akan Dirangkum

Meninjau materi terlebih dahulu penting dilakukan, karena tidak semua jenis pelajaran cocok untuk dirangkum. Kamu bisa melihat dari judul, subjudul, ilustrasi, grafik, atau keterangan lain untuk meninjau suatu materi dengan cepat. Setelah itu, kamu dapat memilah sumber materi yang akan dirangkum, seperti buku paket, file presentasi, internet, YouTube, dll. Jangan lupa, gunakan sumber informasi yang terpercaya.

3. Baca Ulang Materi

Membaca ulang materi perlu agar kamu dapat memahami keseluruhan pelajaran yang akan dirangkum secara garis besar. Sehingga kamu bisa menyortir bagian-bagian yang perlu dicatat dan bagian-bagian yang tidak terlalu penting untuk dicatat. Menurut Scribbr, kamu bisa membaca materi dalam tiga tahap untuk belajar lebih efektif. Pertama, baca dahulu materi dengan metode skimming untuk melihat topik spesifik secara garis besar. Kedua, baca materi dengan hati-hati sambil menandai poin penting yang perlu dicatat. Ketiga, baca kembali dengan metode skimming untuk memastikan kamu sudah memahami materi secara keseluruhan.

4. Temukan Kata Kunci

Setelah membaca materi secara keseluruhan, kamu dapat menemukan kata kunci yang merupakan ide utama atau gagasan utama dari materi. Trik mudah untuk mengidentifikasi kata kunci adalah dengan melihat bagian judul atau subjudul. Biasanya, bagian ini mengandung kata kunci penting dari materi.

Selanjutnya, jangan lupa untuk menandai kalimat atau paragraf penting yang mengandung kata kunci tersebut. Untuk lebih praktis dan menarik, kamu bisa menggunakan highlighter atau pena warna-warni untuk memberikan underline.

5. Susun Pola Rangkuman

Pola dan cara masing-masing orang saat mencatat bisa berbeda-beda. Kamu bisa menyesuaikan pola catatan rangkuman sesuai dengan preferensimu. Yang penting, catatanmu harus jelas dan mudah dipahami. Sebagai contoh, kamu bisa menyusun rangkuman dalam bentuk paragraf, diagram, tabel, atau dalam bentuk susunan poin-poin. Kamu juga bisa mencampur berbagai pola dalam rangkumanmu.

6. Catat Poin Penting

Setelah meninjau dan mengumpulkan materi, menemukan kata kunci, serta menentukan pola rangkuman, kamu tinggal mencatat semua yang telah dikumpulkan di buku tulis, binder, kertas, atau diketik menggunakan word. Mudah, bukan? Oh iya, jangan lupa juga untuk mengecek kembali rangkumanmu untuk memastikan semua hal penting telah tercatat. Jika masih kurang lengkap, kamu bisa menambahkan catatan kecil menggunakan sticky notes.

7. Buat Semenarik Mungkin

Catatan yang menarik dapat meningkatkan semangat saat belajar. Kamu bisa mencatat rangkumanmu dengan pena warna-warni, menambahkan sticky notes, atau menempelkan stiker. Jika kamu membuat rangkuman dengan mengetik, kamu bisa menghias catatanmu dengan font dan ikon yang menarik dari internet. Dijamin, rangkumanmu akan terlihat lebih menarik.

 

Demikian ulasan mengenai Cara Merangkum Materi yang Baik dan Efektif, semoga mudah kalian pahami dan bisa dijadikan sebagai bahan penambah wawasan. Terima kasih

administrator

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Cara Merangkum Materi yang Baik dan Efektif yang dipublish pada 11 January 2023 di website WartaKota123

Artikel Terkait

Leave a Comment