sejarah singkat idul adha

Sejarah Singkat Idul Adha yang Luar biasa

Wartakota123.com – Sebagai seorang muslim yang baik, ada baiknya jika Anda mengetahui berbagai macam sejarah yang terdapat di dalam ajaran Islam. Karena kita tidak bisa memungkiri, bahwa dalam Islam ada banyak sekali sejarah-sejarah luar yang bisa yang harus kita pelajari. Salah satunya adalah sejarah singkat idul adha. Dengan mengetahui sejarahnya, maka Anda tidak hanya sekedar ikut-ikutan menghabiskan momen idul adha saja seperti yang lain. Melainkan akan membuat Anda lebih pandai dalam memanfaatkan momen tersebut. Misalnya dengan mencari apa saja amalan yang bisa Anda lakukan dan ibrah apa yang dapat Anda ambil. Ia kan?

Sayangnya, keinginan anak-anak untuk mengetahui sejarah sudah mulai luncur. Kalah dengan gadget yang setiap hari mereka genggam. Na’udzubillah. Meskipun demikian, tidak ada salahnya jika kita mulai dari kita sendiri kan? Nah, bagi Anda yang penasaran dengan sejarah singkat idul adha ini, simak penjelasannya berikut.

Sejarah singkat idul adha

Kisah yang melatarbelakangi adanya peringatan idul adha ini merupakan peristiwa yang dialami langsung oleh Nabi Ibrahim dengan anaknya, Ismail. Yang mana, keduanya adalah nabi Allah yang agung. Dulunya, sampai pada usia yang tua, Nabi Ibrahim belum juga dianugerahi seorang anak oleh Allah. Kemudian, beliau memohon kepada Allah dengan doa sebagaimana yang terdapat dalam QS. Al-Shaffat ayat 100.

‘ Wahai Tuhanku, anugeahkanlah padaku anak yang shaleh.” Lalu Allah mengabulkan doa tersebut. Anak tersebut adalah Ismail. Menurut beberapa sumber, ada yang mengatakan, bahwa ketika Ismail lahir, Nabi Ibrahim sudah berusia 86 tahun. Setelah lahir, Ibrahim membawa istri dan anaknya ke Makkah. Sata itu, di Kota Makkah masih sangat tandus. Sehingga memaksa Nabi Ibrahim meninggalkan keduanya hanya dengan bekal gerabah yang berisi kurma dengan air. Kemudian,  Nabi Ibrahim pergi dan Hajar mengikutinya.  Lalu berkata, ‘Whaia Ibrahim, engkau hendak pergi kemana? Apakah engkau meninggalkan aku dan anak kita dalam keadaan yang tidak ada satupun manusia di sini dan tidak ada makanan apapun sedang kami ada di lembah?’

Baca Juga :  Berikut adalah Pengertian dan Penjelasan Puasa sebelum Idul Adha

Hajar bertanya berkali-kali. Namun tidak ditanggapi oleh Nabi Ibrahim. Sampai akhirnya Hajar berkata lagi, ‘Apakah Allah menyuruhmu melakukannya?’ Dan Nabi Ibrahim berkata, ‘ya’. yang memuat Hajar kemudian berkata lagi, ‘Jika memang demikian, tentu tidak akan sia-sia’. Hajar kemudian kembali, sementara Ibrahim berangkat sampailah ia di Tasmiyah, dan menghadapkan wajahnya ke baitullah seraya berdoa,

‘Ya Tuhan kami, sungguh aku sudah menempatkan sebagian keturunanku pada lembah yang tak ada tanamannya, dekat dengan baitullah. Ya Tuhanku, agar mereka bisa mendirikan shalat, maka jadikan hati kami cenderung pada mereka dan berikanlah rezeki mereka dari buah-buahan dan semoga mereka bersyukur.’ Doa ini terdapat dalam QS. Ibrahim ayat 37. Kemudian, Hajar menyusui anaknya dan minum air yang masih ada. Sampai akhirnya air tersebut habis. Dan Ismail merasa kehausan. Ismail kecil merengek.

Perjuangan Hajar

Dan ia melewati lembah dari shafa ke marwah untuk mendapatkan air. Sampai muncullah air zam-zam. Hari berganti, Ismail tumbuh menjadi besar. Dan ayahnya datang menjenguknya. Selain itu, Ibrahim juga datang untuk melaksanakan perintah Allah yakni menyembelihnya. Ia menyampaikan maksudnya, dan Ismail hanya berkata, ‘Wahai ayahku, jika itu yang Allah perintahkan, maka kamu akan mendapatiku sebagai orang yang sabar’. Dan ia meminta ayahnya untuk menyembelihnya. Hingga akhirnya Nabi Ibrahim membaringkan Ismail, kemudian bersiap menyembelihnya demi mentaati Allah. Namun Allah mengganti Nabi Ismail menjadi wujud yang lain.

Dalam sejarah singkat idul adha ini kita bisa menemukan, bahwa Allah sedang menguji keduanya. MasyaALLAH. Semoga bermanfaat.