BPJS untuk ibu hamil

Berikut adalah ulasan Jenis BPJS untuk Ibu Hamil

Wartakota123.com – Apa Saja Jenis BPJS untuk Ibu Hamil? simak informasi berikut yang kami rangkum untuk Anda, ternyata banyak layanan yang bisa Anda dapatkan.

Jumlah pengguna layanan BPJS untuk ibu hamil sudah banyak digunakan. Mengingat layanan yang dikeluarkan oleh Pemerintah memang cukup mudah terjangkau oleh masyarakat luas sebagai alternatif jaminan kesehatan. Meski demikian, berbagai prosedur dan ketentuan yang berlaku masih sering belum diketahui oleh publik.

Masih banyak kesalahan dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang hal itu. Kurangnya pemahaman ini kemudian menimbulkan permasalahan, baik dalam prosedur pengelolaan yang harus dilakukan. Maupun berbagai ketentuan yang memang diberlakukan oleh Pemerintah selaku penyedia layanan. Hal ini masih menjadi salah satu kendala yang terjadi dalam penggunaan layanan BPJS Kesehatan.

Salah satu hal yang sering dipertanyakan dalam pelayanan BPJS Kesehatan adalah mengenai penanganan yang hamil, mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga nifas. Hal ini sering ditanyakan karena sering terjadi perbedaan pemahaman tentang penanganannya. Berikut tahapan dan penanganan yang akan ditanggung BPJS Kesehatan bagi yang hamil dan bayinya.

Apa Saja Jenis BPJS untuk Ibu Hamil?

Layanan Selama Kehamilan

Kehamilan tentu membutuhkan waktu yang lama. Kesehatan dan keselamatan ibu dan bayinya sangat penting dan harus selalu dijaga dengan baik. Sebaiknya yang hamil sudah mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS sejak lama sehingga selama hamil tersebut bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dari BPJS.

Hal yang sama dapat dilakukan pada bayi dalam kandungannya. Bayi tersebut sudah dapat didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan. Hal ini dapat dilakukan jika dipandang perlu dan belum menjadi wajib.

Layanan USG BPJS Untuk Ibu Hamil

USG adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengetahui kondisi bayi dalam kandungan. Ini biasanya dilakukan untuk melihat jenis kelamin bayi yang belum lahir. Oleh karena itu, USG hampir selalu dilakukan oleh ibu hamil yang ingin memastikan kandungannya baik-baik saja. Layanan ini hanya dimiliki oleh klinik bersalin atau rumah sakit yang cukup lengkap dengan fasilitasnya.

Layanan Transportasi

Sama halnya dengan proses pemeriksaan kehamilan, persalinan ibu hamil juga dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik, atau dokter keluarga. Semua tempat tersebut tentunya memiliki tenaga medis yang dapat membantu kelancaran persalinan.

Namun, dalam kondisi yang dianggap serius dan membahayakan keselamatan ibu dan bayi, persalinan dapat dilakukan di fasilitas kesehatan rumah sakit. Hal ini biasanya dilakukan dengan mengikuti proses rujukan yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.

Operasi Caesar BPJS Untuk Ibu Hamil

Saat ini persalinan dengan operasi caesar tentu bukan lagi hal yang asing. Karena banyak sekali ibu hamil yang melahirkan dengan cara ini. Hal ini tentu menjadi perhatian khusus bagi BPJS Kesehatan karena layanan tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar.

Pada operasi caesar, BPJS dapat menanggung sejumlah biaya tersebut. Atau sebaliknya, mungkin tidak. Ini akan tergantung pada alasan operasi caesar itu sendiri. Penanganan kasus bedah ini dapat dibedakan sebagai berikut.

Selama operasi dilakukan dengan rujukan dari dokter yang menangani pemeriksaan/persalinan yang hamil, biaya operasi akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Dokter akan merekomendasikan operasi caesar jika dianggap kondisi kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi memiliki masalah yang dapat menyebabkan risiko kematian atau cacat.

Jika ternyata operasi dilakukan karena keinginan pasien sendiri, maka seluruh biaya operasi ditanggung oleh pasien. Dalam kondisi seperti ini, biasanya dokter sudah menyatakan bahwa persalinan bisa berjalan normal. Sekian informasi tentang BPJS untuk ibu hamil, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *