Puasa Sebelum Idul Adha

Berikut adalah Pengertian dan Penjelasan Puasa sebelum Idul Adha

Wartakota123.comPuasa Sebelum Idul Adha tiba, ada sebuah sunnah yang bisa dilaksanakan oleh seorang Muslim. Ibadah tersebut adalah berpuasa. Puasa ini memiliki beberapa keutamaan yang sangat sayang untuk kita lewatkan. Apalagi pelaksanaannya hanya beberapa hari dalam setahun saja. dan sebagai umat Rasulullah yang mencintai sunnahnya, tentu akan sangat baik jika kita berburu pahala dengan melaksanakan puasa tersebut.

Puasa yang kita laksanakan ketika menjelang Idul Adha tentu berbeda dengan pelaksanaan puasa pada bulan Ramadhan. Perbedaan yang paling kentara adalah dari jumlah dan hukumnya. Di mana, puasa Ramadhan merupakan ibadah puasa yang hukumnya wajib dan kita laksanakan selama sebulan penuh. Sementara puasa sebelum idul Adha ini sebaliknya.

Tidak ada kewajiban melaksanakannya, dan pelaksanaannya pun tidak sampai sebulan. Meskipun hanya berstatus sunnah, tentu akan sangat lebih afdhal jika setiap umat muslim melaksanakannya. Sebab hal ini menjadi sunnah Rasulullah.

Puasa yang kita laksanakan sebelum idul adha ada dua, yakni puasa tarwiyah dan puasa arafah. Antara keduanya, terdapat beberapa perbedaan. Mulai dari keutamaan hingga waktu pelaksanaannya. Puasa arafah dihukumi sebagai sunnah muakkad, yang artinya sangat dianjurkan. Anda dianjurkan melaksanakan puasa ini jika sedang tidak melaksanakan haji.

Adapun tujuan atau hikmah dari melaksanakan puasa ini adalah agar kita yang belum memiliki kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji juga bisa merasakan kenikmatan berpuasa pada bulan Dzulhijjah. Selain puasa sebelum idul Adha, kita juga akan menunaikan ibadah sholat Idul Adha.

Pengertian Puasa Arafah dan Tarwiyah

Apa itu puasa arafah? Apa itu puasa tarwiyah? Mungkin ada yang bertanya demikian ya. Jadi, puasa Arafah ini merupakan puasa yang dilaksanakan oleh seorang muslim saat hari arafah yang jatuh pada 9 Dzulhijjah, yakni ketika jamaah haji di Makkah melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Sementara puasa tarwiyah adalah shaum yang pelaksanaannya adalah 2 hari sebelum idul adha, ataupun sehari sebelum puasa arafah kita laksanakan.

Baca Juga :   Hukum Shalat Idul Adha yang harus Kalian pahami

Ketika memang berkesempatan melaksanakan puasa ini, maka cobalah untuk melaksanakannya. Lagipula, tidak akan ada ruginya ketika kita melakukan ibadah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Justru sebaliknya, kita akan mendapatkan keutamaan-keutamaan dalam setiap ibadah yang telah kita lakukan.

Memang, terdapat keutamaan dalam sebuah ibadah, namun tidak sepatutnya kita melaksanakan ibadah tersebut semata-mata hanya untuk mendapatkan keutamaan dengan melupakan keutamaan yang lebih besar daripadanya. Yakni rahmat Allah. Biasanya, menjelang idul adha, kita akan mendapati banyaknya hadis-hadis berseliweran terkait dengan keutamaan berpuasa sebelum idul adha. Salah satunya adalah hadis,

صَوْمُ يَوْمَ التَّرْوِيَّةِ كَفَارَةُ سَنَة

Yang berarti, bahwa puasa hari tarwiyah akan mengampuni dosa setahun yang sudah lewat.

Tahukah Anda, bahwa hadis ini berstatus dhaif atau lemah, tidak shahih. Hal ini sebagaimana yang pendapat Ibnul Jauzi. Bahkan, al-Syaukani juga mengatakan demikian. Kemudian beliau menyebutkan bahwa terdapat perawi pendusta dalam rangkaian sanadnya. Syaikh al-Albani juga berpendapat demikian.

Maka, ketika akan melaksanakan puasa sebelum idul adha ini, berpuasalah karena Allah tanpa berniat khusus. Namun jika Anda mengamalkannya karena keumuman hadisnya yang telah menjelaskan akan keutamaan puasa pada hari awal Dzulhijjah, maka boleh-boloeh saja.