pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK

Jadwal dan ketentuan pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK. Peluang dan formasi tercantum di bawah ini

WARTAKOTA123.COM – Informasi Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Negeri Sipil Kontrak Kerja (PPPK) 2021 akan diumumkan pada Maret 2021.

Jadwal pendaftaran dan seleksi CPNS dan PPPK dibuka mulai Mei hingga Juni 2021.

Pemilihan sekarang dimulai dari Juli hingga Oktober 2021.

Pendaftaran CPNS dapat dilakukan secara online melalui SSCN (Sistem Seleksi CPNS).

Jadwal CPNS 2021

 

Sementara itu, dikutip Kompas.com terkait dengan rencana pemerintah melakukan seleksi ASN.

Bos BKN Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa BKN saat ini sedang mengembangkan platform pendaftaran terintegrasi melalui portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN).

Platform pendaftaran terintegrasi ini digunakan untuk mendaftarkan semua pilihan ASN.

Pendaftaran di portal SSCASN dibagi menjadi tiga platform utama:

– Sistem seleksi CPNS (SSCN).

– Sistem seleksi CPNS melalui pelatihan resmi (SSCN DIKDIN).

– Sistem Seleksi PPPK (SSP3K).

Pengolahan hasil seleksi nantinya akan diintegrasikan ke dalam portal. Pengolahan nilai input berlangsung tanpa campur tangan pihak manapun dan sesuai dengan regulasi.

Portal SSCASN juga akan menyediakan fungsi pemrosesan seleksi seperti SKD dan SKB, ujarnya dalam rapat koordinasi virtual KemenpanRB, Kamis (4).

SSCASN juga diintegrasikan sebagai data registrasi awal pada data NIK di Dukcapil.

Untuk pelatihan guru, SSCASN akan diintegrasikan ke dalam verifikasi data NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) untuk validasi data Dapodik.

SSCASN juga akan dimasukkan ke dalam akreditasi program studi dan akreditasi universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk validasi nomor diploma yang dikelola oleh Departemen Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Bagi pelamar pelatihan tenaga kesehatan, SSCASN diintegrasikan ke dalam data Tanda Daftar (STR) bekerjasama dengan BKN dan Kementerian Kesehatan.

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS 2021 akan segera dibuka. Di bawah ini adalah persyaratan untuk dokumen tahun ini

SSCASN, atau Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Nasional, dikutip dari sscn.bkn.go.id, merupakan situs resmi pendaftaran ASN nasional sebagai pintu pendaftaran pertama seleksi ASN untuk semua instansi pusat dan daerah.

Situs ini dikelola oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebagai Panitia Seleksi Penerimaan Negara.

Proses penempatan guru CPNS dan PPPK pada tahun 2021 dengan jumlah pegawai sekitar 1,3 juta merupakan pengalaman pertama bagi pemerintah.

“Angka-angka itu belum pernah kami buat sebelumnya,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, seperti dilansir Kompas.com, Kamis (4).

466 instansi mengusulkan perlunya ASN, dengan rincian 56 kementerian / lembaga, 23 pemerintah provinsi, dan 387 pemerintah kabupaten / kota.

Kebutuhan dan pendidikan yang dibuka terdiri dari 83.669 untuk pemerintah pusat dan 1.221.816 orang untuk pemerintah daerah.

Untuk kebutuhan pemerintah daerah terdiri dari 1.032.714 orang untuk guru PPPK, 70.008 orang untuk PPPK non guru, dan 119.004 orang untuk CPNS.

Untuk kebutuhan pemerintah daerah di atas terbagi menjadi 23 provinsi dengan kebutuhan 126.342 jiwa dan 387 kota / regenerasi dengan 510.901 jiwa.

Untuk rencana rekrutmen CPNS, pendaftaran dimulai Mei 2021 hingga Juni 2021.

Seleksi akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2021, sedangkan pengumuman serentak akan berlangsung pada November 2021.

Pengiriman dimulai pada November 2021 hingga Januari 2022.

Menurut situs KemenpanRB, penerimaan CASN sebesar 1,3 juta terdiri dari:

Sedangkan formasi yang dibuka setelah adopsi CASN 2021 menjadi:

– Pelatihan guru PPK. Pelamar dari eks guru honorer THK-2 dan lulusan PPG.

– Pendidikan ASN pemerintah daerah. Terdiri dari 70.000 PPPK JF selain guru dan 119.000 jabatan teknis CPNS yang sangat dibutuhkan, termasuk tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Menteri Tjahjo meminta ASN meningkatkan kualitas melalui ilmu pengetahuan

– Pembentukan CPNS / PPPK pemerintah pusat.

Jumlah tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing instansi untuk berbagai posisi yang dibutuhkan.